Sabtu, 16 Maret 2013

KISAH YAKI YAMUS(Kalimantan Utara, Kab. Tana Tidung



PENULIS (Muhammad Azni)



KISAH YAKI YAMUS

Yaki Yamus adalah orang sakti mandraguna. Dia berasal dari kampong Tana Lia ( sekarang telah  menjadi wilayah Kabupaten Tana Tidung). Pada waktu itu yaki Yamus empat bersaudara, dan yang paling bungsu adalah yaki yamus. Yaki Yamus memiliki empat buah mata, yaitu dua buah di depan dan dua buah di belakang, apabila mata yang yang di belakang tertutup maka, mata didepan terbuka. Pada zaman itu kehidupan orang kampong Tana Lia bertani dan mencari ikan, begitu juga kehidupan yaki Yamus beserta tiga saudaranya.
Alat tangkap ikan yang di gunakan orang kampong saat itu adalah bamboo yang di anyam berbentuk sebuah wadah yang di tempatkan di sepanjang pesisir pantaihingga ke laut. Namun, pada waktu itu tidak sama dengan alat tangkap Yaki Yamus, dia menggunakan orang – orang yang di bunuhnya sebagai bahan dalam mendapatkan ikan, dimana jika orang yang di bunuh memiliki tubuh yang tinggi akan dia tempatkan di laut dan jika orang yang di bunuhnya renda akan di tempatkan di daerah pesisir atau di pinggiran pantai. Selain itu, yaki yamus juga menggunakan manusia sebagai alat percobaan jika, dia ingin mengetahui apakah parang atau  mandau yang di asahnya sudah trajam, dia menimpaskannya pada orang kampong satu – persatu.
Begitulah kehidupan Yaki Yamus setiap harinya, hingga pada akhirnya penduduk kampong yang sudah tidak tahan lagi melaporkan kepada saudaranya Sugang Sipuon. Salah satu kakak dari Yaki Yamus, karena malu mendengar tingkah laku adiknya, segera dia pulang dan membuat sebuah tempat dari besi, setelah jadi dia menyuruh adiknyas masukketempat tersebut, yaki Yamus bertanya untuk apa saya masuk saudarku, lalu kakaknya mengatakan masuklah untuk mencoba kekuatan dan kebagusan alat ini, setelah masuk sugang sipuon pun mengikat penti itu dengan besi yang telah di sediakannya, tapi semua itu hanya sia- sia karena, belum lama Yaki Yamus berada dalam peti tersebut meleleh dan hancur.
Lalu kakaknya pun mencari cara lain, “ bagaiaman caranya” kata sugang sipuon dalam hati. Esok harinya sang kakak membuat lagi sebuah tempat , kali ini tempat tersebut doi buat dari bahan anyaman rotan. Yang kemudian, setelah anyaman rotan itu jadi, dia menyuruh adiknya masuk kedalam anyam tersebut, setelah masuk kakaknya pun mengikatnya dengan kuat mengunakan rotan, dan akhirnya Yaki Yamus tak dapat melepaskan diri, dan pada ssat itu yaki Yamus baru sadar kalau dia ingin di ang oleh kakaknya. Setelah selesai mempererat ikatan anyaman rotan itu, yaki yamus pun di hanyutkan di perairan Tana Lia. Setelah itu murkahlah yaki Yamus selama tujuh hari tujh malam di laut, dan pada akhirnya dia berkata kepada saudaranya” sungguh tega kakak membuang ku, aku saudaramu” dengan berlinang air matakakaknya berguman dalam hati “ inilah yang terbaik untukmu adik” kata sugang sipuon.
Setelah tujuh hari tujuh malam murka di air dan di darat, yaki Yamus berkata pada kakknya “ aku akan pergi, dan janganlah kamu mencari aku lagi, karena aku tidak akan kalian temukan lagi karena aku tidak akan berwujud manusia lagi”  kata yaki Yamus dalam kepergiannya. Sejak saat itulah yaki Yamus berubah menjadi sebuah pualu yang bernamapulau “ Sulumun” pulau itu hingga saat ini masih ada. Dan terletak di antara Indonesia dan Filipina, sekarang pulau itu terdapat tiga pohon kelapa, kelapa itu tidak pernah jatuh buahnya. Tapi jika ada keturunan Yaki yamus dating kepulau itu itu baru bisa jatuh dari pohonnya, hingga saat ini.
“sekian”



SELUDON YAKI YAMUS

( Bahasa daerah Tidung Tana Lia)
Samon gului hingga sino pagun inggalan no, pagun Tana Lia, (senggitu menjadi Wilayah kabupaten Tana Tidung). Jamon gului de pagun Tana Lia muyag taku gaka, intad talu gaka, anu paling inggalan no I Yamus. Yamus gino mato no apat, de tengkuang duwo, de bengkulung duwo, ka de bengkulung kemalop de tengkuang semidat.
Buyag ulun pagun gului maya betamba senggino po buyag I Yamus maya penculod no. ulun gului betamba makai bulu nanyam, tapi I Yamus malai ulun de pagun no ka ulun no ladom niyokie atau masi piyo inggalol. Gino niyo buyag I Yamus tiop adow, sampoy – sampoy mai ulun de pagun Tana Lia badin no de utok tambak ,aya ngasa de gayang no. ulun de pagun Tana Lia po niyo sanggup maya tingkah I Yamus, makou ilo de yaka I Yamussugang sipuon.
Saking miwan no penculod I yamus kedingok dagu ulun de pagun de tingkah yadi no, minjul yo muli namu I yamus , dagu no sino baya tenugos ku degino adi mumpos ko dagu yaka I Yamus. Baya  no tenugos sugang sipuon intad de besi, rencanano guang pendekabas yaka no, po piyo kemana mana lami niyo basi no, si atur cara ai yah, dagu sugang sipuon dalom penyawo, suab anao ngentugos yo piyo baya tapi gitu makai de awoy, bagu senusub no I Yamus Mumpus de dalom no, mumpus po I yamus buwoy niyo  bagu I Yamus sadar ka siyo guang penekabas yaka no.
Minjul yo ngamuk denago no maya yaka no, telanjur ko aka benabor mu dako penculod mu kebatit, temangi kiyo penculod no kedingog siyo ngandagu tapi dagu no dalom penyawo gitu niyo anu bais, tuju adow I Yamus ngamuk de sawat tuju landom yo ngamuk de tanga.
Lango niyo ngamuk, minjul niyo ngandagu aka makou ku niyo sama muyu niyo gium de dako, po ku niyo berwujud de ulun anu ando niyo dagu I Yamus. I Yamus senggitu be rubah wujud jadi pagun, pagun noinggalan no pagun “sulumun” pagun no sampoy senggitu masi piyo sini, antara Indonesia maya Filiphina, swenggitu pagun no tenumu talu batang piyasaw, piyasaw no po perna dedatu buah no. ke sino keturunan Yaki Yamus  saboy de  pagun sulum gino bagu yo de datu, hingga adow tu.
“ SEKIAN”

3 komentar:

  1. Bagus bro, bisa diperbagus lagi dengan diperbaiki ejaannya, biar lebih enak bacanya

    BalasHapus
  2. Aku salah 1 cucu dari aki ampot mata. Tanah lia. Memberi jempol adx kpedulian org tidung tntg sjarah. Aki. Raffi yonif raider 613 raja alam.

    BalasHapus

kami hanya manusia biasa yang tak terlepas dari salah dan kesilafan, maka dari itu kami mohon kritik dan saran yang membangun guna kesusksesan majalah sastra. terima kasih.